Warga Kampung Dul Bahagia Kebagian Sapi Presiden

Pangkalan Baru- Masyarakat Kampung Dul bahagia kebagian Sapi dari Presiden  RI Joko Widodo. Sapi Limosin dengan berat 1 ton 57 Kg disembelih di Kelurahan Dul, Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah.

Antusiasme warga terlihat dari pantauan tim, Kehadiran warga sejak pagi, sudah ramai berkumpul dan berkerumum di salah satu wilayah yang dijadikan lokasi penyembelihan di Kelurahan Dul, Sabtu (1/8/2020).

Yulia, salah satu warga Dul mengatakan sangat bahagia kalo di wilayahnya bisa kebagian jatah Sapi dari Presiden Joko Widodo pada Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

“ Sangat bahagia, sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Daerah kami pacak kebagian sapi limosin dari Presiden Jokowi, makanya kamipun ramai-rami dateng nek nengok sapi tu lah,” jelasnya.

Yulia juga berharap kedepan di tahun-tahun berikutnya daerah tempat tinggalnya bisa dapat pembagian Sapi dari Presiden.

Kegiatan Penyembelihan Sapi dari Presiden Joko Widodo ini dihadiri langsung oleh Saimi, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Menurut Saimi, agenda ini merupakan agenda tahunan dari Presiden RI yang memberikan sapi pada saat Hari Raya Qurban. Dan tahun ini Kabupaten Bangka Tengah yang kebagian.

 “ Sapi Presiden sudah diserahkan secara resmi oleh Pak Gubernur  Erzaldi Rosman pada hari Jumat, 28 Juli 2020 kepada Ketua takmir Masjid Ar Rahman Kelurahan Dul. Dan kegiatan hari ini merupakan bentuk laporan dari penyembelihan kepada Sekretariat Negara,” jelasnya.

Saimi juga berharap Daging Sapi Qurban dari Presiden ini bisa diterima oleh warga yang kurang mampu.

“ mudah-mudahan Sapi dengan kualitas terbaik ini bbisa diterima dan diknikmati oleh warga di wilayah Kampung Dul,” harapnya.

Nurhayati, Kepala Bidang Peternakan Hewan (PKH) Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan bahwa Sapi jenis Limosin yang ditunjuk adalah Sapi terbaik.

“ Persiapannya kurang lebih satu setengan bulan, dengan tiga kandidat dan terpilihnya Sapi yang dikelola oleh Pak Rustam, Sungai Selan. Sapi ini harganya 96 juta rupiah, dengan tinggi 180 cm dan  panjang 2,8 meter, “ paparnya.

Untuk kondisi sapi sendiri terus menerus dipantau oleh tim dari Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan secara intensif dan berkesinambungan.

“ Tim ini dibentuk secara khusus untuk memantau perkembangan sapi dari mulai kesehatannya, ada dokter hewan khusus, kita juga memantau secara intensif untuk pakannya, kebersihan kandangnya, dan sampel fesesnya juga sudah dicek di laboratorium”, tutupnya.

Sumber: 
Biro Kesejahteraan Rakyat
Penulis: 
Biro Kesejahteraan Rakyat

Berita

19/10/2022 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
05/01/2022 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
03/01/2022 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
03/01/2022 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Berita Berdasarkan Kategori