Gubernur Hidayat Arsani Ubah Zakat Jadi Modal Kerja, Salurkan Rp617,5 Juta untuk UMKM Babel

BIRO KESRA, SUNGAILIAT – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Hidayat meluncurkan Program Z-Preneur Vol. 1 sekaligus menyalurkan bantuan modal usaha dan perlengkapan senilai ratusan juta rupiah di Hotel ST 12 Sungailiat, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini didampingi langsung Oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Zulhadi dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung M. Yasir Mustafa serta Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Maryam.

Program ini menjadi langkah baru dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), yang tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sosial, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Hidayat Arsani mengapresiasi BAZNAS beserta seluruh mitra yang telah menghadirkan program pemberdayaan tersebut. Menurutnya, bantuan yang diberikan harus menjadi stimulus agar pelaku UMKM mampu berkembang dan naik kelas.

’'Zakat tidak boleh berhenti hanya sebagai jaring pengaman sosial. Zakat harus menjadi bahan bakar kemandirian ekonomi rakyat. UMKM adalah tulang punggung perekonomian Bangka Belitung yang wajib kita kawal bersama,” tegas Hidayat Arsani ''

Gubernur juga mengingatkan seluruh penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan secara disiplin, profesional, dan bertanggung jawab sehingga usaha yang dijalankan dapat terus berkembang.

Pada kesempatan itu, Gubernur turut menyaksikan penandatanganan Surat Keputusan (SK) pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga tingkat desa serta meresmikan booth container UMKM melalui prosesi pemotongan pita.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zulhadi, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan Pemerintah Provinsi Babel dalam upaya mengurangi kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, pembentukan UPZ hingga tingkat desa merupakan langkah strategis agar penghimpunan dan penyaluran zakat semakin tepat sasaran.

“Kami mengupayakan bersama pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan menuju Babel Berdaya. Pembentukan UPZ hingga tingkat desa ini adalah langkah strategis agar penyaluran zakat semakin tepat sasaran dan merata,” ujar Zulhadi.

Dalam program tersebut, BAZNAS menyalurkan bantuan yang terdiri dari:

  • Tambahan modal usaha UMKM sebesar Rp67,5 juta kepada 27 pelaku usaha.
  • Bantuan Booth Container dan Kit Usaha senilai Rp50 juta untuk 5 unit usaha.
  • Program Microfinance BAZNAS RI sebesar Rp500 juta yang disalurkan di 5 titik kepada 170 penerima manfaat tahap pertama.

Selain itu, Gubernur Babel juga menyerahkan hibah Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp85 juta kepada Yayasan Masjid Nurul Islam Riau Silip, Kabupaten Bangka.