Damar – Pernikahan bukan hanya sebatas akad untuk mempersatukan janji suci dan penghalalan persetubuhan, akan tetapi ada sebuah tanggung jawab yang sangat besar sebagai konsekuensi penyandang suami istri.
Oleh karena itu, menurut Wakil Gubernur, Abdul fatah, banyak sekali hal-hal yang harus dipersiapkan dalam membangun sebuah pernikahan. Dari faktor usia sangat menentukan. Jadi pernikahan dini sangat tidak disarankan untuk dilakukan. Lebih baik diusia yang masih muda memikirkan bagaimana usaha untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Anak-anak didik lebih baik memikirkan cita-cita, berpikir melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tingi, dan jangan terburu-buru untuk menikah hingga kehilangan masa muda,” ungkapnya pada Kegiatan Bimbingan Pra Nikah tingkat SLTA di SMA Negeri 1 Damar, Belitung Timur, Selasa (23/11/2021).
Wagub juga mengingatkan para siswa mengenai dampak dari terjadinya pernikahan dini.
“tentunya dampak dari pernikahan usia dini, sangat merugikan pasangan tersebut. Jadi harus benar-benar diperhatikan saat ingin memutuskan melakukan pernikahan di usia dini,” ujarnya.
Wakil Gubernur sangat mendukung program kegiatan Bimbingan Pra Nikah yang dilaksanakan oleh Biro kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dengan dilaksanakannya program ini bisa membantu para siswa untuk menunda melakukan pernikahan usia dini.




