SAMAKAN PERSEPSI ANTISIPASI RADIKALISME DEMI KERUKUNAN UMAT BERAGAMA
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Biro Kesejahteraan Rakyat menggelasr acara Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Tokoh Agama Dalam Forum Kerukunan Umat Beragama Dalam Mengantisipasi Radikalisme di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2016 di Hotel Novilla Sungailiat pada tanggal 22-24 Maret 2016. Sosialisasi yang melibatkan 64 peserta dari utusan Forum Kerukunan Umat Beragama se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta Kanwil Kementerian Agama dan Badan Kesbangpolinmas se-Bangka Belitung selaku instansi terkait ini berjalan lancar dan sukses.
Kepala Biro Kesra, H. Asyraf Suryadin yang mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung memberi sambutan sekaligus membuka acara sosialisasi. Beliau berharap dukungan para tokoh agama agar pemahaman masing-masing agama menjadi lebih baik dalam keberagaman agama yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini. Bupati Bangka, H. Tarmizi H dengan lugas menjawab dua pertanyaan yang diajukan peserta pada saat audiensi. Pembukaan sosialisasi kemudian ditutup dengan penyerahan plakat kenang-kenangan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas terlaksananya acara ini. Acara kemudian dilanjutkan hingga malam hari dengan mendengarkan materi dari narasumber Ketua FKUB Provinsi Banten, Kabid Pembinaan Lembaga Keagamaan PKUB Kementerian Agama RI dan Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Hari kedua kegiatan sosialisasi yang mengagendakan kunjungan serta wisata religi ini memulai kunjungan pertamanya ke Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung di Lantai II Ruang Tanjungpendam untuk melakukan audiensi dengan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, H. Rustam Effendi. Kunjungan yang disambut baik Gubernur Kepulauan Bangka Belitung ini adalah ajang dimana peserta Sosialisasi yang adalah para tokoh agama mencurahkan kerisauan hati atas keterbatasan fasilitas dalam mengatasi radikalisme yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Gubernur pun mendengarkan dengan baik apa yang disampaikan para tokoh agama dan berjanji akan membantu memfasilitasi kegiatan FKUB di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam bentuk kendaraan operasional untuk kemaslahatan umat. Beliau juga bercerita bagaimana peliknya masa-masa pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan jangan sampai terpecah belah karena adanya radikalisme agama. “Saya berharap para tokoh agama yang ada disini dapat menyampaikan serta membina masyarakat dengan aliran kepercayaan yang menyimpang dengan mengedepankan unsur sebagai manusia”, ucap Gubernur.
Rombongan para tokoh agama ini kemudian melanjutkan kunjungan ke lima tempat ibadah berbeda yang ada di Belinyu Kabupaten Bangka yaitu Masjid Jami’ Kampung Tengah Belinyu, Kelenteng Kutopanji Belinyu, Vihara Padma Matreya Belinyu, Gereja Katholik Goa Maria Belinyu dan Gereja Protestan GPIB Belinyu. Kedatangan rombongan yang telah terjadwal ini disambut baik oleh pimpinan rumah ibadah.
Kamis, 24 Maret 2016 pukul 08.00 WIB hari terakhir kegiatan sosialisasi masih di isi dengan materi dari BIN. Kemudian pukul 11.00 WIB, sosialisasi ditutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani. Dalam sambutannya Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung ini berpesan agar forum yang dibentuk untuk perubahan Bangka Belitung ke arah yang lebih baik ini mampu mengantisipasi radikalisme agama secara efektif dan efisien. “Diharapkan semua peserta sosialisasi dapat menjadi SPI yaitu Sehat, Pintar dan Iman. Hal ini adalah dasar untuk membuat kehidupan yang lebih baik, aman dan rukun,” papar Wagub.
Pada kesempatan ini juga para tokoh agama yang tergabung dalam FKUB se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membuat komitmen bersama yaitu berperan aktif dan berusaha melakukan pembinaan tokoh agama yang berkualitas, menolak segala bentuk radikalisme yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta menggalakkan keseragaman pemilukada yang damai, jujur dan adil. Di penghujung acara, Ibu Sulfa Kalsum selaku PPTK Kegiatan juga membacakan laporan panitia yaitu peran serta tokoh agama dalam mengantisipasi radikalisme di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan fasilitas yang menunjang dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sehingga terwujudnya persamaan persepsi serta pemahaman yang berkualitas dari para tokoh agama sehingga dapat terjalin kerjasama yang baik dan sinergis dalam membentuk kerukunan umat beragama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
