Pengangkatan Penghulu Desa/Kelurahan se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai Sarana Mencegah Pernikahan Dini

Pengangkatan Penghulu Desa/Kelurahan se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai Sarana Mencegah Pernikahan Dini

Dalam rangka mengaktifkan kembali penghulu desa/kelurahan se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gubernur Bangka Belitung pada Selasa (2/4) bertemu dan sharing langsung dengan masyarakat Bangka Belitung yang tergabung dalam penghulu desa dari seluruh Kabupaten/Kota. Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Kanwil Kementerian Agama Provinsi dan Biro Kesra Provinsi yang didanai melalui APBD.

Bertempat di Mahligai Rumdin Gubernur, sekitar 150 orang dari unsur Kementerian Agama dan masyarakat hadir sebagai tamu undangan. Sebagai orang nomor satu di Bangka Belitung, mengabsen adalah yang pertama kali dilakukan Gubernur untuk mengetahui kehadiran utusan dari setiap kabupaten sebagai wujud keseriusan dan komitmen dalam menghidupkan kembali penghulu desa/kelurahan se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Gubernur menekankan pentingnya acara ini terutama untuk menekan angka pernikahan dini yang pada akhirnya diharapkan dapat mencegah tingginya tingkat perceraian di Bangka Belitung. Erzaldi menyebut bahwa Bangka Belitung termasuk dalam urutan ke-empat nasional tingkat perceraian, 478 kasus per tahun. Sungguh angka yang fantastis. Untuk itu, Erzaldi menyegerakan dalam mengumpul nama-nama penghulu desa/kelurahan se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung agar dapat dibina terutama dalam ilmu keagamaan yang termasuk di dalamnya pernikahan dan kematian. Jadi, penghulu-penghulu ini diharapkan tidak hanya menikahkan orang saja, tetapi juga dapat menyelesaikan masalah-masalah keagamaan terutama tentang pernikahan dan kematian. Penghulu-penghulu ini akan diberikan gaji dari Provinsi dan di-SK kan oleh Bupati masing-masing daerah.

Seyogyanya, para penghulu diharap dapat memberikan materi keagamaan sehingga pasangan yang akan menikah dapat menjadi insan yang baik sebelum mengarungi bahtera pernikahan, paham dan mengerti tanggungjawab dalam berkeluarga.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi yang juga turut hadir menyampaikan bahwasanya kegiatan ini telah membantu tugas pokok kementerian agama dalam melayani masyarakat terutama fungsi agama yakni pembinaan bagi agama sesuai dengan masing-masing agama yang di akui di Indonesia dan fungsi Pendidikan. Sedangkan Kepala Biro Kesra dalam hal ini membuka acara dengan menyamakan persepsi tentang visi dan misi dibentuknya kegiatan pengangkatan penghulu dan pengawas penghulu se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2019.

Sumber: 
Biro Kesra
Penulis: 
Rahmadini

Berita

19/10/2022 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
05/01/2022 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
03/01/2022 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
03/01/2022 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Berita Berdasarkan Kategori