Namang – Jahe Merah dan Tanaman Porang atau Keladi Tunggal bisa jadi komoditi alternatif andalan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Bangka Belitung. Khususnya di Desa Baskara Bakti Bangka Tengah.
“ kandungan yang ada di Jahe Merah bisa untuk meningkatkan imunitas tubuh, apalagi di masa pandemi Covid 19 ini, kebutuhan akan Jahe Merah meningkat. Selain itu tanaman Porang juga punya nilai ekonomi yang sangat tinggi “, demikian diungkapkan Erzaldi Rosman, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung saat Kegiatan Safari Jumat Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Masjd Al Hidayah Desa Baskara Bakti, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (25/9/2020).
Kepada Warga, Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan memberikan bantuan dana kepada warga yang akan menanam Jahe Merah dan Tanaman Porang.
“ Pemprov akan membantu memberikan dana kepada petani-petani yang berminat bertani Jahe Merah dan Porang. Dan warga juga bisa langsung datang ke Dinas Pertanian Provinsi untuk mendapatkan informasi yang lengkap. Baru nanti tim akan turun memberikan penyuluhan ke desa “, Tegasnya.
Tanaman Porang disampaikan oleh Gubernur merupakan tanaman kelas ekspor yang sangat diminati oleh negara-negara berkembang untuk dikelola menjadi bahan pangan dan kosmetik.
“ harga Porang sangat tinggi, per kilogram dibeli sekitar Rp. 7.000. dan di Bangka Belitung sudah berdiri pabrik pengolahan Porang itu. Jadi tidak perlu menjual jauh-jauh ke luar Bangka Belitung “, ungkapnya.
Untuk warga Desa Baskara Bakti, Gubernur sangat mengharapkan agar masyarakat bisa memanfaatkan peluang yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi. Agar kondisi ekonomi bisa pelan-pelan membaik dan terus meningkat.
“ selain menjadi nelayan, bertani juga bisa dilakukan. Asalkan punya komitmen yang tinggi Insya Allah akan berhasil. Kami akan membantu mendampingi, memberi modal, dan juga sekaligus punya kesepakan dengan pihak ketiga untuk langsung membeli hasil tani dari masyarakat “, ujarnya.
Lebih jauh Gubernur juga memberi pesan kepada warga agar tetap menjalin silaturahmi, juga bisa memberikan kedamaian dalam rangka pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini.
“ jangan sampai sesama warga, tapi beda tim sukses justru menimbulkan perkelahian dan pertikaian. Walaupun berbeda pilihan tapi tetap akur dan damai “, harapnya.
Tidak lupa juga dengan kondisi pandemi Covid 19 yang sedang melanda dunia, warga diharapkan tetap menjalankan protocol kesehatan yang baik.
“ jumlah masyarakat yang terpapar semakin meningkat, jadi masker selalu dipakai, jangan lupa. Keluar seperlunya saja. Dan makan-makanan bergizi. Ingatkan keluarga untuk saling menjaga “, harapnya.




