Pangkalpinang – Cabang Seni Kaligrafi Al Quran merupakan salah satu cabang lomba yang selalu dilaksankan saat event Musabaqah Tiawatil Quran (MTQ). Demikian juga dilaksanakan pada MTQ IX Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2020 di Gedung Asrama Haji Bangka Belitung, sejak tanggal 4 – 12 Agustus 2020.
Khat atau Kaligrafi Al Quran, ilmu yang memperkenalkan bentuk-bentuk anatomi huruf tunggal, letak-letaknya dan cara merangkainya menjadi komposisi tulisan yang bagus, atau apa-apa yang ditulis diatas garis-garis bagus atau apa-apa yang ditulis diatas garis-garis, bagaimana cara menulisnya dan mana pula yang tidak perlu digores, menentukan mana-mana yang perlu diubah dan dengan metode bagaimana mengubahnya.
Ada empat jenis yang diperlombakan, seperti Naskah Penulisan ayat Al Quran, Hiasan Mushaf (Penulisan ayat Al Quran dengan hiasan tepi yang bisa menjadi dekorasi dinding), Dekorasi (Penulisan ayat Al Quran yang diberi hiasan tepi yang bisa menjadi dekorasi dinding), juga Kaligrafi Kontemporer (salah satu dari 4 gaya khat kontemporer yang dimusabaqahkan, kontemporer tradisional, figural, simbolik, dan ekspresionis.
Menurut Fuadi Djamain, Dewan Hakim Cabang Khat atau kaligrafi, Untuk pelaksanaan lomba Kaligrafi setiap hari dilaksanakan dengan durasi sekitar 7 – 8 jam.
“ dimulai jam 07.30 WIB sampai dengan selesai, peserta istirahat dan melanjutkanny sampai dengan selesai “, ungkapnya saat memonitor pelaksanaan lomba Khat/Kaligrafi pada MTQ IX Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Gedung Asrama Haji, Kamis (7/8/2020)
Fuadi juga menjelaskan saat ini peningkatan dan kualitas dari peserta semakin baik dari tahun ke tahunnya.
“ untuk penilaian awal cukup baik, peningkatan hasil karya peserta dari tahun ke tahun semakin baik. Lebih kreatif dan inovatif, Insya allah di tingkat nasional kita bisa juara ‘, harapnya.
Lebih jauh Fuadi berpesan kepada Pemerintah Kabupaten dan Kota untuk memfasilitasi peserta-peserta yang mempunyai bakat, potensi dan sudah menjadi juara untuk dikirimkan ke Lembaga Kaligrafi Al Quran (LEMKA).
“ kalo sudah ada yang berbakat, mempunyai potensi dan sudah menjadi juara untuk pendidikan dan pelatihannya bisa mendatangkan dari Lembaga Kaligrafi Al Quran (LEMKA). Atau peserta dikirim untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan di Lembaga Kaligrasi (LEMKA) sekitar tiga bulan. Karena lebih memaksimalkan potensi yang dimiliki peserta, kalau pelatihannya hanya seminggu kurang maksimal “, harapnya.