Tim Fahmil Qur’an Putri Bangka Belitung Juara Tiga Nasional pada MTQ Nasional 2020

Padang – Musabaqah Fahmil Al Qur’an yang diikuti oleh Provinsi  Kepulauan Bangka Belitung akhirnya masuk dalam juara tiga besar nasional pada Ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXVIII tahun 1442 H / 2020 M di Sumatera Barat. Dan ini merupakan sejarah pertama sejak Provinsi  mengikuti ajang nasional ini.

Juara tiga besar ini diraih oleh tim Fahmil Putri yang terdiri dari Awit Windi Ati, Dewi Pratiwi dan Fauziyah yang telah berbulan-bulan melakukan latihan persiapan menuju Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXVIII 1442 H/2020 M di Sumatera Barat dengan Ustad Akhmad Zakwan sebagai pelatihnya.

Padlillah, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, keberhasilan ini adalah keberhasilan semua tim kafilah Bangka Belitung.

“ sering disampaikan bahwa kesungguhan akan membawa hasil yang memuaskan dan tahun ini kita bisa membuktikan bahwa kita berhasil berkat pembinaan dan pelatihan yang dilaksanakan selama ini, dan Insya Allah keberhasilan ini menjadi motivasi bagi peserta lain  pada tahun-tahun berikutnya, bahwa kita bisa meraih prestasi di event-event nasional “, ungkapnya di Gedung Auditorium Universitas Negeri padang (UNP) paska final lomba Cabang Fahmil Qur’an, Kamis (19/11/2020).

Menurut Padlillah, tim Fahmil Qur’an sangat bersungguh-sungguh dalam menjalankan latihan dan bersungguh-sungguh mempersembahkan yang terbaik untuk timnya.

“ anak-anak Fahmil saya lihat mereka bersungguh-sungguh dalam memberikan yang terbaik buat timnya. Kita melalui pelatih  Fahmil sudah meminta kepada mereka agar diberikan tugas masing-masing dalam menguasai materi atau soal-soal Fahmil. Jadi mereka bertiga sudah tau apa saja yang menjadi tanggung jawaab mereka, seperti kita lihat penampilan merekan bahwa semua memberikan kontribusi sesuai dengan porsi dan tanggung jawab mereka “, paparnya.

Lebih jauh Padlillah mengungkapkan dengan saingan yang berat-berat untuk Cabang Fahmil Qur’an hanya mempunyai target bisa masuk semi final saja.

“ Cabang Fahmil, kita hanya menargetkan masuk semi final. Karena kita tahu lawan kompetisi kita adalah orang yang berpengalaman menjadi juara Fahmil Qur’an  pada MTQ Nasional sebelumnya “, katanya.

Padlillah berharap, untuk semua peserta agar terus berupaya untuk berlatih paska event MTQ Nasional ini selesai.

“ semuanya berusaha dan terus berlatih, dan kami dari LPTQ Provinsi akan memfasilitasi agar peserta terus dibina walaupun MTQ Nasional sudah usai “, harapnya.  

Hal senada juga diungkapkan oleh Sofyan, Ketua Kafilah MTQ Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Bahwa sangat berbahagia sekali dengan prestasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang bisa meraih juara tiga nasional untuk Cabang Fahmil Qur’an Putri melawan Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Banten.

“ Alhamdulillah selama keikutsertaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di MTQ Nasional baru tahun 2020 ini, Bangka Belitung bisa menjadi juara  ketiga nasional “, ungkapnya.

Menurut Sofyan, peserta Fahmil Qur’an sudah berusaha dengan maksimal akan tetapi Allah SWT berkehendak lain.

“ para peserta Fahmil sudah berjuang untuk meraih terbaik pertama, tetapi Allah SWT berkehendak lain, lawan yang kita hadapi lebih baik dari kita.

Sofyan juga menegaskan agar peserta dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung lebih giat lagi mempelajari soal-soal yang diajukan dewan hakim.

“ sebagai juara ketiga bisa memacu semangat untuk yang terbaik pertama di MTQ selanjutnya, dan juga agar  peserta bisa lebih giat lagi belajar soal-soal dari dewan hakim khususnya soal agama, bahasa arab dan bahasa inggris “, harapnya.

Lebih lanjut Sofyan mengungkapkan bahwa Bangka Belitung memiliki potensi yang sangat baik untuk Qari Qari’ah maupun Hafidz hafidzah dengan system pembinaan yang lebih baik.

“ Babel punya Qari Qariah, Hafidz Hafidzah, tinggal kita kerjasama dengan semua pihak membinanya. Kita bina dan kita latih anak-anak dengan sebaik-baiknya. Dengan strategi kita akan petakan disetiap kabupaten/kota potensinya apa. Misalnya Bangka Selatan dengan potensi Kaligrafi (Khat). Maka itu yang akan jadi fokus kita “, paparnya.

Menurut Sofyan, dengan anggaran yang baik dan besar dihibahkan ke Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan memberikan hasil dan prestasi yang baik.

“ Insya Allah kalau kita lakukan bersama prestasi Bangka Belitung akan menjadi luarbiasa dan nanti orang dengar Kafilah Bangka Belitung pasti mereka sudah gentar “, tutupnya.

Ustad Akhmad Zakwan, Pelatih Fahmil Qur’an Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengungkapkan rasa syukur yang luarbiasa kepada Allah SWT, dan kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , LPTQ Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan seluruh Kaafilah MTQ Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas dukungan sampai teraihnya prestasi yang sangat membanggakan dan mengukir sejarah baru bagi Bangka Belitung dalam cabang Fahmil Qur’an khususnya.

Menurut Ustad Akhmad Zakwan, latihan yang dijalankan oleh peserta selama ini kurang lebih tiga bulan lamanya setelah pelaksanaan Musabqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“ untuk latihan sendiri secara intensif sudah dilaksanakan selama tiga bulan paska pelaksanaan MTQ Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sedangkan latihan tidak resmi tetap dilakukan melalui grup Whats Ap untuk pembagian tugas dan diuji sampai latihan resmi yang diselenggarakan oleh LPTQ Provinsi Kepulauan Bangka Belitung “, paparnya.

Lebih lanjut Ustad Zakwan menjelaskan peserta Fahmil Qur’an ini berasal dari wilayah yang berbeda tapi mereka memilki komitmen yang sungguh-sungguh untuk melaksanakn latihan. Selain itu kesungguhan ini dikarenakan Bangka Belitung akan berhadapan dengan provinsi-provinsi yang lebih baik prestasinya.

“ walaupun berasal dari wilayah yang berbeda, anak-anak peserta tetap komitmen yang sungguh-sungguh dalam menjalankan tugas-tugas yang diberikan pelatih dan disetor saat halaqah. Dan mereka juga mempersiapkandiri untuk bersaing dengan provinsi-provinsi besar yang selama ini sudah berpengalaman menjadi juara pada cabang Fahmil Qur’an “, jelasnya

Untuk pola latihan sendiri sudah dibagi dan diatur dengan sedemikian rupa sesuai dengan kemampuan dan spesialisasi masing-masing peserta.

“ mereka juga berlatar belakang pendidikan yang berbeda tetapi mereka tekun menjalankan latihan. Tugas dibagi rata sesuai spesialisasi dan kolaborasi yang baik. Dan prsetasi inidDiluar ekspektasi bahwa fahmil Quran bisa masuk final. Sedangkan target kami hanya sampai semi final saja “, ungkapnya

Untuk motivasi yang diberikan kepada peserta, Ustad Akhmad Zakwan mengatakan bahwa lomba Fahmil Qur’an yang diikuti ini adalah lomba terakhir dan motivasi diri dengan bahwa  setiap manusia mempunyai kemampuan yang sama.

“ mengingat usia mereka sudah melampaui untuk mengikuti lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional pada dua tahun mendatang “, tegasnya

Sebagai tambahan Ustad Akhmad Zakwan mengingatkan agar Lembaqa Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan persiapan dalm mencari bibit-bibit berbakat yang bisa untuk ditampilkan di Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional.

“ harus dilakukan persiapan jauh-jauh hari dalam mencari bakat-bakat yang terbaik untuk dua tahun kedepan, bekerja sama dengan kabupaten/kota dengan mencari yang terbaik “, tutupnya.

 

Sumber: 
Biro Kesejahteraan Rakyat
Penulis: 
Biro Kesejahteraan Rakyat

Berita

21/04/2021 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
09/04/2021 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
06/04/2021 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
10/02/2021 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Berita Berdasarkan Kategori