Dengan Sinergis, Melati Erzaldi Yakin Semakin Kuat dan Mampu Realisasikan Program

Jebus – Peduli terhadap gizi anak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu upaya dari pencegahan stunting. Untuk merealisasikan berbagai program  memerlukan sinergistas yang baik antara Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Serumpun Sebalai.

“ mari kita peduli terhadap gizi anak, ini sebagai salah satu upaya dalam pencegahan stunting. Dan saya senang sekali ada sinergitas antara Tim Penggerak PKK dan PUSPA Serumpun Sebalai. Dengan kerja bersama inilah kita semakin kuat dan dapat merealisasikan berbagai program “, demikian diungkapkan Melati Erzaldi, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Cegah Stunting serta STOP Pernikahan Anak  di Desa Tumbak Petar, Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (30/9/2020).

Melati Erzaldi juga mengingatkan kepada para orang tua, terutama kaum ibu agar mempunyai kesadaran untuk tidak melakukan pernikahan dini pada anak.

“ Saya juga mengajak para orang tua teruatama kaum ibu untuk Stop Pernikahan Anak karena Bangka Belitung salah satu wilayah yang tercatat masih tinggi angka pernikahan anaknya “, tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Medya Febriandy, Koordinator Pokja Anak PUSPA Serumpun Sebalai. Dalam upaya pencegahan stunting dan STOP Pernikahan Anak merupakan wujud dalam memenuhi hak-hak anak tersebut.

“ bahwa upaya pencegahan Stunting dan Stop Pernikahan Anak merupakan wujud kita bersama dalam memenuhi hak-hak anak “, ungkapnya.

Lebih lanjut Medya juga memaparkan tentang empat  hak dasar anak berdasarkan konvensi hak anak. Dan dengan kepedulian bersama seluruh pihak, PROVILA (Provinsi Layak Anak) di Bangka Belitung bisa terwujud.

“ ada empat   hak dasar anak menurut konvensi hak anak, hak hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan, dan hak partisipasi. Dengan bersama kita peduli terhadap anak, maka harapan Bangka Belitung menjadi PROVILA (Provinsi Layak Anak) akan semakin terwujud “, ungkapnya.

Kegiatan PUSPA Serumpun Sebalai bersinergi dengan Kegiatan Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan progam Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Pangan Lokal bagi 60 balita dan 10 Ibu Hamil dan Menyusui sebanyak 24 kali.  

Sumber: 
Biro Kesejahteraan Rakyat
Penulis: 
Biro Kesejahteraan Rakyat

Berita

21/04/2021 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
09/04/2021 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
06/04/2021 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
10/02/2021 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Berita Berdasarkan Kategori