Safari Jumat Desa Tiram Tukak Sadai

Safari Jumat Desa Tiram Tukak Sadai

Menjelang bulan Ramadhan, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, H. Rustam Effendi kian mengeratkan tali silahturrahim dengan masyarakat Bangka Belitung. Kali ini orang nomor satu di Bangka Belitung ini melaju bersafari Jumat bersama rombongan yaitu staf ahli gubernur, asisten sekda, eselon II dari SKPD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke Masjid Al Furqon Desa Tiram Kecamatan Tukak Sadai Bangka Selatan. Kedatangan beliau yang terhitung mendadak ini disambut suka cita oleh masyarakat Tukak Sadai. Jumat, (27/5) iring-iringan tiba di lokasi beberapa saat sebelum azan berkumandang dan sholat Jumat bersama digelar sesaat kemudian. Dengan mengetengahkan tema tentang kebarokahan Ramadhan dimana selama Ramadhan semua pintu syurga terbuka dan sebaliknya semua pintu neraka tertutup, khotib juga menyebutkan pentingnya silahturrahmi untuk mengikis kesalahan dan memupuk kebarokahan.

Safari Jumat yang dihadiri oleh Kades se-Kecamatan Tukak Sadai, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Desa Tiram Tukak Sadai ini dibuka dengan mendengarkan sambutan dari camat Tukak Sadai atau yang mewakili, dimana dalam kesempatan ini beliau menghimbau agar masyarakat Tukak Sadai tidak ragu untuk memberikan masukan serta mengeluarkan keluh kesah terkait masalah-masalah yang dihadapi untuk disampaikan langsung kepada pemimpin Bangka Belitung yang telah dinanti-nantikan kedatangannya ini. Sedangkan Gubernur dalam sambutannya menyilahkan masyarakat Desa Tiram untuk menyampaikan keluh kesah seluas-luasnya untuk kemudian dicarikan solusinya. “Pada dasarnya inilah tujuan dari kegiatan Safari Jumat Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” imbuh beliau. Lebih jauh beliau menambahkan bahwa kesulitan perekonomian saat ini tidak hanya melanda Bangka Belitung saja, tapi juga dunia secara keseluruhan.

Sesi tanya jawab dimulai dengan pertanyaan dari masyarakat desa Tiram yang mengeluhkan tentang kesulitan ekonomi terutama pada tahun 2015 hingga tahun 2016 dimana anjloknya harga-harga di sektor pertanian, pupuk yang tidak bersubsidi sehingga sangat memberatkan masyarakat. Pertanyaan berikutnya tentang cara penanggulangan banjir di beberapa titik daerah Tukak Sadai, dermaga yang sampai saat ini belum juga ditindaklanjuti dan sebagainya. Gubernur menjawab bahwa beliau terus berupaya menanggulangi dan mencari solusi atas kesulitan ekonomi yang dihadapi Bangka Belitung, contoh akan dibangunnya jembatan yang menghubungkan Bangka Selatan dengan Palembang salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan perekonomian Bangka Belitung. Gubernur juga menjelaskan masalah aturan hibah dan narkoba yang telah menjadi darurat nasional.

Usai santap siang bersama, Gubernur bersama rombongan menyempatkan diri untuk melihat lokasi pembangunan masjid Al Furqon yang baru dan terletak persis dibelakang Masjid Al Furqon saat ini. Pembangunan masjid yang telah berjalan kurang lebih 40% ini telah mendapat bantuan hibah dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2015.

Sumber: 
Humas Biro Kesra
Penulis: 
Rahmadini Rosalia
Fotografer: 
Rahmadini Rosalia
Editor: 
Aliyah Fitri

Berita

09/04/2018 | Biro Kesejahteraan Rakyat
19/03/2018 | Biro Kesra
16/03/2018 | WIHASTUTI,SH
15/03/2018 | WIHASTUTI,SH
13/03/2018 | Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Prov. Kep. Babel

Berita Berdasarkan Kategori